Merasa Dicurangi, Kontraktor akan Laporkan Panitia Lelang IAIN

Terkait proses lelang proyek pembangunan Beronjong atau Pelapis Tebing Gedung Serba Guna kampus Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu akan berakhir ke penegak hukum. Alasannya salah satu kontraktor peserta lelang CV. Quality Utama akan melaporkan Kelompok Pemilihan II Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) IAIN ke Polda Bengkulu.

Menurut perwakilan dari CV. Quality Utama Fauzan, proses lelang paket proyek itu banyak ditemui keganjilan serta terkesan direkayasa sehingga perusahaannya dinyatakan kalah.“ Esok akan kita laporkan ke Polda Bengkulu, kita memohon keadilan atas proses lelang ini” tutur Fauzan, Sabtu (10/08/2019)

Dijelasakan Fauzan, salah satu indikator rekayasa adalah saat proses lelang pertama CV. Quality Utama telah dinyatakan lolos penilaian kualifikasi oleh panitia lelang IAIN sendiri serta kita sudah melaksanakan pembuktian kualifikasi. Tetapi, pihak panitia melakukan perubahan persyarat.

“ Kita memiliki informasi, pihak pokmil melaksanakan 11 kali perubahan persyaratan menjelang pengumuman, ujung- ujunya lelang dibatalkan serta akan dilakukan tender ulang dengan alasan tidak terdapat perusahaan yang memenuhi syarat” Jelas Fauzan.

Lanjut Fauzan, saat tender ulang CV. Quality Utama kembali mengikuti proses lelang tetapi amat disayangkan terdapat pernyataan dari pihak UKPBJ yang menyatakan kalau CV. Cipta Struktur Perkasa sebagai pemenang.“ Mereka sudah menyatakan CV. Cipta Struktur Utama sebagai pemenang” ucap Fauzan

Selanjutnya, menurut Fauzan, disaat tender ulang perusahaanya digugurkan dengan alasan spesifikasi peralatan yang ditawarkan tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dengan dokumen lelang, sedangkan peralatan tidak termasuk dalam item pembayaran.

“ Itu terlalu mengada- ada, peralatan yang kita tawarkan berupa mesin air telah lolos verifikasi disaat tender awal tetapi disaat tender ulang mesin air kita justru dipersoalkan, lagian mesin air yang kita tawarkan lebih bermutu dari milik yang dimenangkan” tutur Fauzan

Tidak hanya itu Fauzan juga menyinggung persyaratan lain yang dipakai oleh perusahaan pemenang berupa pajak tenaga kerja tetap perusahaan yang juga menjadi persyaratan dalam lelang. Fauzan beranggapan terdapat persyaratan pajak tenaga kerja tetap perusahaan itu yang tidak memenuhi syarat.

“ Tadinya kita telah mengajukan bantah tetapi dijawab tidak sesuai pokok perkara. Kita beranggapan kuat terdapat praktek rekayasa serius disaat proses tender, Kelompok pemilihan diduga sudah melaksanakan perbuatan yang mengangkangi aturan perpres No 16 tahun 2018” tutup Fauzan.

GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia