Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Selasa (21/07) siang meninjau langsung pekerjaan proyek berendo atau Alun-Alun Kota Bengkulu di Komplek Masjid Agung At-Taqwa, Anggut. Sutardi dan Bahyudin Basrah yang mewakili Komisi II dengan didampingi pejabat PUPR Kota dan kontraktor, memeriksa setiap detail bangunan yang sedang dikerjakan.
“Setelah melihat langsung hari ini dan berdasarkan keterangan pihak kontraktor, proyek sudah berjalan 70 persen,” kata Sutardi.
Walau menunjukkan progres yang cukup cepat, ia juga meminta agar proyek harus diselesaikan sesuai dengan spesifikasi. Beliau menegaskan apabila pihaknya tidak ingin jika proyek yang menghabiskan anggaran milyaran rupiah dari uang rakyat tersebut dikerjakan asal jadi.
Sementara itu Direktur PT Bakti Muda Mandiri sebagai kontraktor pelaksana proyek tersebut, Deni Bakti mengaku jika pihaknya akan berkomitmen menyelesaikan proyek tersebut sesuai dengan spesifikasi dan target waktu yang telah ditetapkan.
“Kami optimis proyek ini selesai tepat waktu. Progres dari hari ke hari pun kami kerjakan dengan teliti karena bangunan ini akan menjadi salah satu ikon di Kota Bengkulu,” jelasnya.
Diketahui jika proyek Berendo ini sempat mangkrak ketika dikerjakan oleh PT Karya Duta Mandiri Sejahtera. Saat itu proyek baru selesai dikerjakan sekitar 50 persen, namun harus diputus kontrak karena pihak kontraktor tidak mampu menyelesaikan proyek tersebut tepat waktu.
Kemudian proyek ini dilelang ulang dengan nilai kontrak sebesar 13 M. Dalam proses lelang, PT Bakti Muda Mandiri keluar sebagai pemenang lelang dan akan menyelesaikan proyek ini hingga Desember 2020 mendatang.
GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia