Banyaknya Hutang Pemkab Kotabaru ke Kontraktor Jadi Atensi DPRD, Senin Depan Digelar Dengar Pendapat

Janji instansi terkait membayarkan hutang hasil pekerjaan belum terealisasi tahun ini menuai polemik. Persoalan itu kini menggelinding ke DPRD Kotabaru.

DPRD Kotabaru mengagendakan menggelar rapat dengar pendapat (hearing), Senin (10/8/2020) ini.

Rapat dengar pendapat khusus membahas hutang ke kontraktor, terkait hasil kegiatan 2019. Hal itu diakui Ketua DPRD Syairi Mukhlis, Jumat (7/8/2020).

Saat rapat dengar pendapat selain mendengar penyataan kontraktor, Syairi juga akan memberikan tanggapan sekaligus berharap ke depan kontraktor lokal Kotabaru selama ini tersisihkan dapat tumbuh dan berkembang kembali.

Menurut Syairi, dengan kembali menggeliat eksistensi kontraktor lokal. Dipastikan berefek positif terhadap perputaran uang.

“Jadi saya harapkan hutang ke kontraktor sesegeranya diselesaikan,” pinta Syairi.

Apakah ada solusi lain menyelesaikan pelunasan hutang, Syairi menambahkan, apapun segala kemungkinan opsi dimungkinkan dapat diambil.

“Apabila ada solusi terbaik ya harus dilaksanakan, kenapa tidak,” imbuh Syairi.

Sebelumnya Sekretaris Daerah Said Akhmad, mengakui masih banyak hutang pemerintah daerah belum terbayarkan ke kontraktor.

“Sudah dianggarkan di APBD 2021. Dan, akan dilunasi. Ya, sebenarnya di perubahan mau dilunasi, tapi pas kondisi covid,” kata Said Akhmad.

Salah satu kontraktor diminta tanggapannya, meminta agar pelunasan dilakukan tahun ini. Terlebih adanya janji pernah dilontarkan instansi terkait.

“Karena kami juga sudah janji tahun ini untuk membayar pekerja di lapangan,” singkatnya.

GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *