Beberapa kegiatan pembangunan yang dikerjakan lewat kontrak tahun jamak atau multi years contract (MYC), ditargetkan rampung pada akhir masa kepemimpinan Ismunandar dan Kasmidi Bulang tahun 2020 lalu.
Namun tampaknya hingga saat ini masih ada sejumlah proyek multi years yang belum selesai karena terkendala masalah anggaran, seperti pembangunan jembatan di Desa Spaso Timur. Bahkan di tahun 2021 ini, nasib beberapa proyek multi years tersebut belum jelas apakah akan kembali dilanjutkan atau tidak.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Suprihanto mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah mengevaluasi keberadaan proyek multi years, bahkan sudah mendapatkan titik kesimpulan.
“Kalau proyek multi years masih dapat diteruskan oleh pelaksananya, silahkan untuk melanjutkan pembangunannya, namun ada batas waktunya,” ucapnya.
Pasalnya, ke depan setiap saat Pemkab Kutim akan terus mengevaluasi progres pekerjaan proyek multi years itu. “Kalau memang tidak efektif dan kontraktor tidak dapat menyelesaikan, lebih baik kita mulai dari yang baru saja,” jelasnya.
Untuk itu, pihaknya menyarankan kepada sejumlah pelaksana proyek MYC di Kutim untuk terus melanjutkan penyelesaian pembangunan sampai batas kemampuannya. “Kan ada MoU-nya itu, kalau sampai batas waktu tertentu tidak bisa, maka mau tidak mau, sebelum itu kita prediksi kontraktor tidak dapat menyelesaikan, maka harus berhenti,” terangnya.
Menurut Suprihanto, hal itu akan berlanjut pada kesepakatan selanjutnya. Pasalnya di dalam MoU itu ada kesepakatan antara kedua belah pihak. “Nanti kita juga akan review ulang kesepakatan itu, sehingga nanti kita akan ambil kongklusi terkait itu,” tutupnya.
Sumber : Selasar
GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia.