Pemkab Bekasi Sertifikasi 150 Tukang Bangunan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengeluarkan program sertifikasi untuk pekerja konstruksi atau tukang bangunan di tahun ini. Program tersebut untuk mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang jasa konstruksi.

Kepala Bidang Bangunan Umum Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Tina Karini mengatakan, ada 150 pekerja konstruksi yang akan mendapat sertifikat.

Sertifikasi ini diberikan setelah mereka mendapat pelatihan dan penilaian yang dilihat dari skill, knowledge dan attitude. Sertifikasi ini bekerjasama dengan Kementerian PUPR di Balai Konstruksi.

“Jadi mereka kita latih dengan mendatangkan assesor dari sana (kementerian). Kemudian kunjungan lapangan dan ujian kompetensi. Jika bisa lulus akan dikeluarkan sertifikat Kementerian PUPR. Nah itu gunanya untuk meningkatkan kompetensi mereka,” katanya.

Tina mengatakan, untuk pelatihan dan penguji pekerja atau tukang bangunan berasal Kementerian PUPR. Sasaran dari program ini ialah tukang kayu, tukang batu dan pekerja konstruksi pembangunan jalan.

“Cara daftarnya nanti mungkin kita undang asosiasi. Seperti asosiasi kontraktor di Kabupaten Bekasi terkait tenaga kerjanya untuk kita sertifikatkan. Namun memang kita utamakan orang Bekasi dulu. Bila kurang apa boleh buat. Kadang-kadang kan tenaga ini jarang orang Bekasi. Paling banyak dari daerah bekerja di Bekasi,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Suhup, berharap sertifikasi tukang bangunan atau pekerja konstruksi ini bisa menjadikan pekerja berkompeten dan produktif. Serta memiliki kualitas karena sudah tersertifikasi.

“Harapannya agar kita menyukseskan pemerintah pusat yang mengharapkan semua pekerja konstruksi itu memiliki sertifikat. Punya legalitas lah dan tidak gagal konstruksi,” katanya.

Sekedar diketahui, sertifikasi kompetensi pekerja atau tukang kontruksi sesuai Surat Edaran Dirjen Bina Konstruksi Nomor : 129/SE/Dk/2020 dan Undang-Undang Nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi.

Pasa pasal 70 Ayat 1 dan 2 dijelaskan setiap tenaga kerja yang bekerja di bidang jasa konstruksi wajib mempunyai sertifikat kompetensi kerja.

Kemudian, setiap pengguna jasa dan penyedia jasa wajib mempekerjakan tenaga kerja konstruksi yang mempunyai sertifikat tenaga kerja.

Sumber : Pojok Bekasi

GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia.