Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat masih mengidentifikasi terkait dengan lelang proyek infrastruktur dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha atau KPBU yang tertunda sebab Covid-19.
Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan kalau sampai saat ini pihaknya sedang melakukan evaluasi serta identifikasi lelang proyek mana saja yang terdampak.
“Masih diidentifikasi, siapa saja yang minta rescheduling, termasuk yang baru market sounding,” katanya kepada Bisnis, Rabu (15/4/2020).
Sebelumnya, Heri mengungkapkan bahwa proses pelelangan proyek yang dilakukan tetap memperhatikan kondisi dengan adanya Covid-19.
Kementerian PUPR juga tengah mematangkan mekanisme pelaksanaan pelelangan secara daring untuk menyesuaikan kondisi saat ini.
“Misalnya, mekanisme pelaksanaan aanwijzing melalui video conference, mekanisme penyampaian dokumen penawaran, dan lain-lain,” ujarnya.
Sementara itu, Sekjen Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) Joseph Pangalila mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui secara mendetail untuk keseluruhan karena jadwal lelang proyek ini tergantung setiap anggota AKI mengikuti lelang proyek mana saja. Namun, untuk mekanisme lelang proyek sendiri telah diatur dalam Instruksi Menteri PUPR Nomor 2/2020.
“Proses lelangnya sudah ada inmen [instruksi Menteri] PUPR tentang pengaturan Jasa Konstruksi selama masa Covid-19,” ujarnya.
GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia