Kontraktor Proyek Taman Hijau Bungo Dijebloskan ke Penjara

Bungo, Gatra. com– Kasus penggelapan proyek Taman Hijau Bungo yang digarap sejak tahun 2015, memasuki babak baru. Dua orang yakni Darma Suardi dan Efrin telah ditetapkan sebagai tersangka.

Terdakwa Efrin dijebloskan penyidik Kejaksaan Negeri( Kejari) Bungo menjebloskan EF ke Lembaga Pemasyarakatan klas II A Jambi, Rabu( 26 atau 6) siang.

Setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Efrin sekitar jam 14. 00 Wib langsung digiring ke dalam mobil Kejaksaan untuk ditahan di Lapas Jambi. Efrin yang menggunakan kemeja batik serta topi ini terlihat santai saat dikawal penyidik kejaksaan menuju mobil narapidana. Tidak ada komentar satupun yang dilontarkan Efrin saat ditanya wartawan.

Sebelumnya pada April 2019 lalu, Efrin telah mengembalikan sekitar Rp30 juta, uang yang dikorupsinya. Tetapi pengembalian itu tidak mengakhiri investigasi kasus yang menjeratnya. Dari informasi sebelumnya, Proyek Taman Hijau Bungo ini merupakan proyek dari Dana Alokasi Khusus( DAK) senilai Rp 964 Juta.

Proyek itu diturunkan serta dialokasikan ke Dinas Lingkungan Hidup( LH) yang saat itu dipimpin oleh Darma Suardi. Setelah dilelang, Efrin ditunjuk sebagai rekanan pelaksana proyek.

Proyek yang dibangun di tengah Kota Bungo ini sejak awal sudah banyak menuai keluhan, karena pengerjaan diduga asal jadi dan tidak sesuai bestek.

“ Sejak tahun 2016, kasus ini diselidiki dan dua orang sudah diresmikan tersangka. Tetapi baru sekarang TSK dapat ditahan serta sedia disidangkan. Ini disebabkan awalnya kasus sempat tertunda lantara Darma Suardi meninggal dunia,” tutur Kepala Kejaksaan Negeri Bungo, Bimo Budi Hartono yang didampingi Kasi Pidsus, Galus Bastoro Aji.

Kasus penggelapan Taman Hijau Bungo ini, penyidik Kejaksaan Negeri Muara Bungo sudah mengecek 23 orang saksi termasuk saksi kunci. Selain itu sudah mengamankan 71 barang bukti dokumen. Dari hasil pemeriksaan, kerugian negara akibat kejadian ini berkisar Rp150 juta.

GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSm Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia