Pemerintah Kota Pekanbaru menyatakan proses lelang pengelolaan angkutan sampah di daerah itu segera rampung. Apabila tidak ada sanggahan setelah pemenang lelang diumumkan, dua perusahaan swasta akan segera bekerja.
Wali Kota Pekanbaru Firdaus menjelaskan proses lelang pengangkutan sampah pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru saat ini masih dalam masa sanggah. Menurutnya ada dua perusahaan swasta pemenang lelang yang telah diumumkan oleh Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pekanbaru.
“Saya kira tidak lama lagi, dalam beberapa hari ini sudah mulai dapat bekerja,” ujarnya dalam siaran pers Senin (15/3/2021). Menurutnya, pengelolaan angkutan sampah di Pekanbaru memerlukan mitra kerja, supaya mendapatkan pengelolaan yang maksimal. Pihaknya ingin memberikan pelayanan yang profesional di pengelolaan sampah sebagaimana di kota metropolitan.
Dia menyebut saat ini sudah tidak dapat disamakan lagi pengelolaan sampah di masa lalu saat Pekanbaru masih berstatus kota kecil, dan kota sedang. Kini prinsipnya pengelolaan kota tersebut telah sampai pada tahapan persoalan di kota metropolitan.
“Karena itu manajemen dan pengelolaan harus mengacu seperti kota metropolitan. Dinas-dinas itu terbatas dan Dinas itu pemangku kebijakan,” ujarnya.
Adapun menurut data pemkot, terdapat dua zona jasa pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru yang dilelangkan. Zona satu meliputi wilayah Kecamatan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki dan Kecamatan Marpoyan Damai. Zona dua meliputi Kecamatan Bukit Raya, Kecamatan Sukajadi, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kecamatan Senapelan, Kecamatan Lima Puluh, Kecamatan Sail dan Kecamatan Tenayan Raya.
Masa sanggah pemenang lelang persampahan ini berlangsung mulai 10-17 Maret 2021. Pada 18 Maret 2021, apabila tidak ada sanggahan maka di hari itu akan dilakukan penunjukan pemenang dan sekaligus penandatanganan kontrak dengan pemkot.
Sumber : Sumatra Bisnis
GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia.