Jembatan Penghubung Lubuk Besar Rusak, Kadis PUPR Sebut Masih Tanggungjawab Kontraktor Pelaksana

Kondisi jembatan penghubung di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah rusak beberapa waktu lalu akibat terjangan arus sungai.

Dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Babel, Noviar Ishak masih menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana.

Dia mengatakan pekerjaan jembatan tersebut baru selesai pengerjaan tahun 2019 kemarin.

“Nilai kegiatan sekitar Rp 4,7 milyar secara fungsional bangunan bisa berfungsi dengan baik, faktor kenyamanan saja yang terganggu,”jelas Noviar kepada bangkapos.com, Selasa (12/5/2020).

Noviar menambahkan perbaikan jembatan tersebut masih tanggungjawab kontraktor.

“Diperbaiki masih tanggung jawab kontraktor pelaksana, pekerjaan tahun 2019,”ujarnya.

Ia menambahkan dalam pembangunan jembatan tidak selalu sesuai dengan yang direncanakan, tetapi bersama rekan kerja tetap bertanggungjawab terhadap pekerjaan itu.

“Terkadang kondisi di lapangan tidak selalu sesuai dengan yang direncanakan, ada saja perbedaannya. Pekerjaan kami tentunya tidak bisa sempurna 100 persen, ada saja masalahnya. Kami tidak mencari siapa yang salah, tetapi bersama dengan rekanan tetap bertanggungjawab terhadap pekerjaan tersebut,”kata Noviar.

Rusaknya jembatan tersebut diduga disebabkan besarnya terjangan arus sungai yang menghantam badan jembatan beberapa waktu lalu.

Sekretaris Komisi III DPRD Babel, Rina Tarol juga sempat mengkritik terkait robohnya jembatan penghubung Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar tersebut.

Ia mengatakan adanya dugaan pengerjaan yang tidak sesuai perencanaan.

“Artinya ada perencanaan yang tidak matang dari Dinas terkait, ini akan kita tanyakan terkait normalisasi yang dilakukan ini,”kata Rina.

Dia mengatakan dengan pengerjaan baru saja diselesaikan pada akhir tahun lalu, seharusnya kejadian robohnya jembatan tidak terjadi secepat itu.

“Kita hanya takut pihak terkait tidak melakukan tugasnya dengan benar, maka itu kita pertanyakan karena pembangunan itu pakai uang rakyat, jangan asal saja membangun,”tegasnya.

GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia