Jalan Militer Masih Rusak Kontraktor Inkar Janji

Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pengairan (DPUBMP) Kabupaten Purwakarta meminta komitmen PT Wika serta Crec, sebagai sub kontraktor pembangunan proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Wika serta Crec disinyalir tidak memenuhi komitmennya untuk memperbaiki kerusakan struktur Jalan Darangdan- Nanggeleng (Jalan Militer) sepanjang 4, 2 Km.

“ Tidak ada itu. Hingga disaat ini belum ada upaya perbaikan Jalan Militer,” tutur Kepala Bidang Perencanaan pada DPUBPM Purwakarta, Lalan Suherlan di Komplek Perkantoran Purnawarman, belum lama ini.

Hampir sebulan lebih, komitmen perbaikan Jalan Militer oleh Wika ataupun Crec masih macet. Tadinya, Wika ataupun Crec berkomitmen memperbaiki Jalan Militer mulai bulan Juli 2019.

Tetapi, sampai memasuki bulan Agustus ini komitmen itu masih juga belum dilaksanakan.“ Belum diperbaiki. Informasinya masih ada permasalahan di internal Wika ataupun Crec. Mengenai siapa yang akan mengeksekusi perbaikan,” tutur Lalan. Proyek KCIC di wilayah Jalan Militer dilakukan oleh dua sub kontraktor antara lain Wika dan Crec. Sejauh ini belum ada kesepakatan pembiayaan perbaikan jalan antara Wika dengan Crec.

“Infonya belum ada kesepakatan pembiyayan. Kita tidak bertanggung jawab bilamana ada gerakan massa di lapangan. Soalnya, komitmen perbaikannya di awal Juli, tapi tidak ada,” ujar Lalan.

Perbaikan Jalan Militer membutuhkan anggaran hingga miliaran rupiah. Pemkab Purwakarta meminta perbaikannya tidak asal-asalan. “Perbaikannya mesti sesuai dengan standar teknis,” katanya.

Dihubungi terpisah, Camat Darangdan Ade Sumarna mengharapkan, ada upaya percepatan perbaikan struktur Jalan Militer. Mengingat keluhan warga sekitar sudah tak terbendung lagi. Ia tak ingin warga marah sehingga melakukan gerakan. Karena bisa terjadi hal-hal yang yang tidak diinginkan.

“Sudah, kami sudah mendorong bahkan dari kepala desa dirapatkan dengan Bina Marga, ada Pak Sekda juga waktu itu memfasilitasi pertemuan dengan pihak KCIC,” kata Ade dihubungi via seluler, Selasa (13/8).

Intinya, kata Ade, upaya dari pihak kecamatan sudah ada. Bahkan upaya itu sudah disampaikan ke tingkat kabupaten. Diketahui, pertemuan antara kades, Sekda, DPUBMP dan KCIC sudah dilakukan tiga kali.

“Saya juga ikut rapat membahas soal kerusakan Jalan Militer itu bersama kepala desa di ruang Sekda. Jalan Militer mencakup Desa Darangdan, Sirnamanah dan Depok,” katanya.

Sampai saat belum ada keterangan resmi dari pihak Wika maupun Crec terkait upaya perbaikan Jalan Militer yang belum menemui kejelasan.

GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia