Marison Silaban Direktur CV. Mitra Serasi Jaya mengatakan, lelang proyek jalan dan drainase yang dilelangkan oleh LPSE Kota Batam dan lelang di LPSE BP Batam, diduga syarat persekongkolan oleh pihak pemilik Aspal Mixing Plant (AMP) selaku pihak supplier serta kroninya dan pihak PPK lelang tersebut. Pihak AMP terkesan membagi– bagikan paket lelang jalan dan drainase yang ada pengaspalan, pada kontraktor kroninya. Di luar kroni–kroni AMP tersebut tidak diberikan dukungan atau surat perjanjian sewa alat AMP.
Sementara syarat untuk ikut tender lelang proyek jalan dan drainase yang ada Aspalnya secara online adalah mempunyai surat perjanjian sewa alat Aspal Mixing Plant (AMP) dari ketiga supplier yang ada di Kota Batam. Dugaan ini sangat terlihat pada lelang 1. Pembangunan Drainase Kawasan Aviari dengan nilai hps Rp 4.152.253.342,07 2. Pembangunan Drainase Hotel 01 menuju Makam Pahlawan dengan nilai hps Rp 5.724.391.508,69. mempersyarat kan dukungan AMP sebagai peralatan utama pada hal pekerjaan mayornya ialah beton dan ready mix untuk pekerjaan aspal sedikit sekitar 5 % dari nilai pekerjaan ini sangat janggal dimana diminta Dukungan AMP sebagai peralatan utama pada hal pekerjaan mayornya adalah pekerjaan drainase untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di lokasi tersebut.
“Kita yang tidak punya persyaratan itu jelas akan gugur sebelum bersaing lelang,” sesal Marison, Minggu (14/3).
Adapun ketiga supplier yang ada di Kota Batam yang mengeluarkan surat perjanjian sewa alat AMP itu ialah PT Pulau Bulan Indo Perkasa, PT Kurnia Djaja Alam dan PT Maju Bersama Jaya.
Menurut pengakuan Marison bahwa ketiga perusahaan tersebut secara serentak melakukan penolakan melalui surat balasan permohonan yang diberikan oleh para pelaku usaha yang ingin ikut tender secara online untuk proyek pengaspalan Kota Batam.
“Kita telah beberapa kali mengajukan surat perjanjian sewa alat AMP ini. Tetapi ketiga AMP ini selalu menolak. Sementara kontraktor yang menjadi kroni-kroninya selalu diberikan surat tersebut,” tuturnya.
Marison menambahkan, indikasi dugaan permainan dan persekongkolan tender proyek sangat terasa sebab ketiga perusahaan dan kelompok kontraktornya tersebut yang selalu memenangkan proyek yang dilelang di LPSE.
“Jika seperti ini untuk apa dilakukan tender jika ujung – ujungnya yang menang proyek perusahaan itu saja,” ujar Marison menyesalkan.
Lamhot Jaya, Direktur PT Abigail Jaya Mandiri mengaku, semua tender sudah dikunci oleh permainan supplier dari ketiga perusahaan dan kontraktor kroninya. Hal ini telah diduga sudah bertahun – tahun dan terorganisir. Hal inilah yang menjadi alasan para pelaku jasa kontruksi melaporkan dugaan persekongkolan dan praktek monopoli proyek jalan memakai material Aspal ini ke Kejaksaan Negeri Batam.
“Sudah kita laporkan ke kejaksaan, bukti pun sudah kita lamlirkan. Tinggal menunggu respon pihak kejaksaan, semoga persengkokolan yang terjadi bertahun-tahun ini dapat terbongkar,” ungkap Lamhot.
Komisaris PT Hasea Ganda Tama Sendetor Sibagarian berharap, tender dilakukan secara adil dan murni tanpa ada penguncian syarat dari supplier AMP. Agar semua kontraktor dapat ikut tender murni proyek yang akan membuat mereka bertahan ditengah kondisi covid-19 saat ini.
“Kita bingung, ketiga AMP ini suplayer atau kontraktor juga. Padahal apabila semua kontraktor dikasih surat perjanjian alat ini, toh beli bahannya juga ke mereka,” ucapnya.
Adanya dugaan monopoli ini lanjutnya, telah sejak lama terjadi. Hanya saja para kontraktor tidak berani menyuarakan. Ada juga yang mencoba membongkar namun hilang begitu saja. “Yang kami harapkan ayok kita bersaing secara sehat. Jangan ada lagi kunci mengunci dengan syarat wajib yang tidak bisa kami dapatkan,” tegasnya.
Ia juga meminta kepada Dinas terkait yakni Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam dan BP Batam agar meninjau kembali lelang yang telah tayang saat ini untuk dibatalkan karena diduga syarat Persekongkolan antara pihak pemilik AMP dan kroninya yang bertentangan dengan Undang – Undang KPPU RI No. 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.
Sumber : Metrobatam.com
GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia.