Sertifikat ISO Adalah

Sertifikat ISO Adalah

Sertifikat ISO Adalah Beberapa orang menganggap ISO adalah singkatan dari International Standard Organization atau Organisasi Standar Internasional, padahal bukan. Kepanjangan dari ISO sebenarnya yaitu International Organization for Standarzation. Nah, karena kepanjangan itu mempunyai akronim berbeda di beberapa bahasa (dalam bahasa Inggris disingkat IOS, dalam bahasa Perancis disingkat OIN dari Organisation internatiole de normalization). Para pendiri memutuskan untuk menyatukannya ke dalam sertifikasi ISO.

Sertifikat ISO adalah berasal dari bahasa isos Yunani, artinya sama. Apa pun negara, apa pun bahasanya, kita selalu ISO.

Apa itu ISO?

Sudah dijelaskan tentang istilah ISO dan kepanjangan ISO. Berikutnya bukan lagi menyoal apa itu ISO, sejarah ISO juga penting untuk kita ketahui.

ISO merupakann singkatan dari The International Organization for Standardization, yaitu Organisasi Internasional untuk Standardisasi yang menetapkan standar internasional di bidang industrial dan komersial dunia dimana tujuan pembentukannya untuk meningkatkan perdagangan antar negara-negara di dunia.

Pengertian ISO adalah salah satu badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara untuk mengukur mutu sebuah organisasi. Artinya, setiap perusahaan yang ingin bersaing secara global dapat diukur kredibilitasnya dengan standar ISO.

Organisasi ISO adalah pihak yang berperan dalam memfasilitasi perdagangan internasional dan membuat semuanya berjalan dengan baik. ISO memberikan spesifikasi kelas dunia untuk berbagai hal, mulai dari produk, layanan, dan sistem, untuk memastikan kualitas, keamanan, dan efisiensi.

Singkatnya, perusahaan atau brand yang telah memiliki sertifikat ISO akan lebih berpeluang memenangkan persaingan pasar global. Pasalnya, perusahaan atau brand tersebut telah memiliki jaminan kualitas produk (barang atau jasa) dari ISO sehingga mendapatkan kepercayaan dari konsumen.

Tujuan dan Manfaat ISO

Pada dasarnya tujuan dan manfaat ISO adalah untuk menentukan standar internasional di bidang industrial dan komersial. Mengacu pada pengertian ISO di atas, adapun manfaat ISO adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan

Suatu perusahaan yang menetapkan sistem manajemen mutu sesuai dengan standar internasional akan menjamin kredibilitas perusahaan tersebut. Artinya, segala kegiatan yang dilakukan perusahaan telah memiliki standar terbaik yang pada akhirnya menghasilkan nilai positif dalam hal kepuasan konsumen.

2. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Masih terkait dengan poin, kepuasan pelanggan menjadi sesuatu yang sangat penting karena akan membuat mereka lebih percaya kepada perusahaan dan menjadi pelanggan setia.

3. Jaminan Kualitas Sesuai Standar Internasional

Setiap perusahaan yang ingin memiliki sertifikat standardisasi ISO harus melalui suatu siklus pasti yang disebut dengan PDCA. Siklus ini diterapkan pada segala jenis industri, dimana dilakukan proses identifikasi, analisis, dan eksekusi suatu penyelesaian masalah untuk menjamin mutu sesuai standar internasional.

4. Menghemat Biaya

Dengan standar ISO, suatu perusahaan akan menerapkan sistem manajemen khusus yang dapat membantu untuk mengetahui kinerja perusahaan. Ketika ada indikasi bahwa kinerja perusahaan menurun atau produk akan gagal, maka upaya antisipasi dapat segera dilakukan.

Proses tersebut secara tidak langsung akan mencegah terjadinya pemborosan anggaran yang berhubungan dengan kinerja dan produk yang buruk tersebut.

5. Mengoptimalkan Kinerja Karyawan

Mengacu pada prinsip manajemen mutu, semua standar ditetapkan agar dilaksanakan oleh seluruh karyawan. Hal tersebut dapat memotivasi karyawan agar menjaga kualitas, efisiensi, dan produktivitas mereka sesuai standar ISO yang ditetapkan.

6. Meningkatkan Image Perusahaan

Keuntungan yang bisa dirasakan langsung oelh perusahaan dari sertifikat ISO adalah meningkatnya image atau brand perusahaan menjadi jauh lebih baik di mata dunia.

Ada berbagai macam jenis layanan Jasa ISO, inilah jenis-jenis standar Sertifikat ISO adalah tersebut :

1. ISO 9001

Yaitu sistem manajemen mutu paling tren dan populer yang telah direvisi terbaru yakni ISO 9001:2015. Sementara ciri dari ISO 9001 adalah melakukan proses pendekatan dengan tujuan guna semakin meningkatkan efektivitas terhadap manajemen mutu. Berbagai pendekatan yang dilakukan mensyaratkan supaya dilakukannya penerapan, identifikasi, pengelolaan serta peningkatan yang berkesinambungan.

2. ISO/IEC 17025

Adalah jenis standar yang terkait pada persyaratan lembaga pengujian seperti laboratorium. Yang menjadi sasaran dan fokus di standar ini yaitu kompetensi laboratorium kalibrasi dan pengujian. Jenis standar ini sangat penting guna memastikan keakuratan pada hasil pengujian terkait terhadap bidang produksi, perdagangan, kesehatan sampai pada perlindungan konsumen.

3. ISO 28000

Adalah jenis persyaratan pada sistem keamanan rantai pasokan. Jenis standar yang satu ini diperuntukkan bagi perusahaan yang mempunyai risiko ancaman tinggi seperti hotel, pertambangan, bank dan fasilitas umum.

4. ISO 50001

ISO 50001 adalah jenis standar yang diterapkan pada sistem manajemen energi yang tujuannya adalah untuk membantu sebuah organisasi dalam membangun proses serta sistem dalam peningkatan konsumsi energi, kinerja serta efisiensi. Jenis standar ini dirancang pula guna dapat berintegrasi terhadap standar manajemen yang lain.

5. ISO 14001

ISO 14001 ini adalah standar yang terkait dengan sistem terhadap manajemen lingkungan. Sebuah organisasi yang sistem ini harus bisa mengidentifikasi aspek serta dampak lingkungan yang telah ditimbulkan oleh operasional usahanya. Sejumlah aspek yang harus dipenuhi oleh organisasi dengan penerapan standar ini mencakup upaya untuk penghematan bahan bakar, air, energi dan pengelolaan limbah.

6. ISO 22000

Jenis ISO ISO 22000 adalah standar yang kaitannya mencakup sistem manajemen keamanan pangan. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang minuman atau makanan, maka harus memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan konsumen sehingga dituntut untuk melakukan peningkatan terhadap kontrol internal apalagi dalam hal produksi. Adanya standar ini mensyaratkan jika tiap produk haruslah mempunyai rencana pada proses dan pengendaliannya.

7. ISP/IEC 27001

Adalah standar pada Informasi Security Managemen System (ISMS) yakni sistem manajemen keamanan informasi. Jenis standar ini banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan yang berkecimpung pada bidang aplikasi IT dan semacamnya.

8. ISO TS 16949

ISO TS 16949 merupakan spesifikasi teknik keluaran ISO pada sistem manajemen mutu pada bidang industri otomotif. Jenis standar ini mempunyai konsep pada perbaikan yang berkelanjutan, tindakan pencegahan dan perbaikan serta pengendalian rantai pemasok.

GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikat ISO. GSm Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia