Proyek Puskesmas Peterongan Amburadul, DPRD Jombang Beri Warning

Kerusakan jalan masuk menuju UGD Puskesmas Peterongan yang belum satu tahun dibangun, mendapat sorotan kalangan dewan. Komisi C DPRD Jombang memberi warning keras pada pihak pelaksana, supaya kerusakan lekas diperbaiki.

”Dari awal pembangunan itu telah jadi perhatian, sebab banyak kejanggalan terlihat,” ucap Khoirul Anam, Ketua Komisi C, kemarin (22/4). Dapat ditebak kalau kemudian gedung yang menelan anggaran sampai Rp 4,8 miliyar itu kembali ada kerusakan.

”Karena memang pekerjaannya tidak maksimal, kami sudah beberapa kali membahas dengan Dinkes. Beberapa kali turun ke lapangan untuk mengingatkan,” katanya geram. Kerusakan bangunan yang belum genap setahun, ditegaskannya menjadi tanggung jawab kontraktor.

Karena itu apapun alasannya pihak pelaksana harus bertanggungjawab dengan melakukan perbaikan cepat. ”Ya harus segera diperbaiki, biar tidak sampai membahayakan masyarakat yang berkunjung,” terangnya.

Dengan munculnya kerusakan kali kedua ini dia kembali mempertanyakan hasil audit Inspektorat. Bukan tidak mungkin audit yang dilakukan tidak obyektif hingga muncul kesimpulan bila pembanguna puskesmas tidak ada yang dipersoalkan. Padahal, beberapa kali muncul kerusakan dan itu sangat merugikan.

”Harusnya pejabat pembuat komitmen (PPK) bisa lebih tegas lagi pada kontraktor, agar seperti ini bisa diminimalisir. Kami juga tidak puas dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat beberapa waktu lalu,” tegas dia.

Politisi PDIP mengaku sudah berkoordinasi dengan anggotanya untuk menggelar rapat dengar pendapat kembali. ”Tapi ini masih menunggu waktu yang pas, karena kondisinya masih rawan Covid-19,” tegasnya.

Sementara, Abdul Rochim, perwakilan dari PT Dwi Mulya pelaksana Puskesmas Peterongan ketika dikonfirmasi via sambungan selulernya menjelaskan, perbaikan jalan menuju UGD sudah dilakukan pagi kemarin (22/4). ”Tadi (kemarin, Red) sudah mulai dikerjakan, sore baru saya mendapat laporan karena berada di Pasuruan,” katanya singkat.

Seperti diketahui, proyek pembangunan Puskesmas Peterongan dikerjakan asal-asalan. Tidak hanya basement parkir yang tergenang air saat turun hujan. Bangunan belum setahun yang menelan anggaran hingga Rp 4,8 miliar itu sudah retak-retak pada jalan menuju UGD.  Retakan cukup panjang itu terlihat di jalan pintu masuk.

GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia