Komite Rakyat Nasional Jokowi Soroti Kasus Pidana Mantan Ketua AKLI Lampung

Syamsul Arifin dikenal kabur selama( 7) tahun serta diprediksi sebab ia tidak membutuhkan kasusnya dilanjutkan.

” Syamsul tidak semenstinya melarikan diri sebab permasalahan perbuatan kejahatan Data serta Elektronik( ITE- red) pada 12 Febuari 2013 silam. Aku berambisi Juri di Lampung dapat menegakan hukum buat kerabat Syamsul yang terserang kejahatan ITE, janganlah hingga ia kabur kembali melarikan diri.” jelas Akhrom pada badan alat, Jumat( 23 atau 10 atau 2020).

Lebih lanjut Akhrom mengatakan, berdasarkan laporan yang telah dilayangkan oleh salah seorang Pengurus Lembaga Jasa Pengembangan Jasa Kontruksi (LPJK) Napoli Situmorang, dia telah melakukan ancaman dengan nada kasar seperti ‘goblog’, ‘tolol’ dan lain sebaginya.

“Harusnya hakim menjalankan tuntutan sesuai dari Jaksa Penuntut Umum (JPU-red) dimana yang sebelumnya memberikan dakwaan sesuai pidana pasal 335 KUHP atau pasal 310 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun dan denda 1 miliar.” beber Akhrom.

Akhrom berharap Hakim di Lampung bisa tegas dalam proses penanganan perkara yang menjerat Syamsul.

Seandainya tidak tegas, kata Akhrom, dia tidak akan segan-segan melakukan aksi massa di Jakarta.

Menurut Akhrom, sudah seharusnya hukum di kita bisa ditegakan terhadap tersangka yang memang melakukan kesalahan.

“Kita liat nanti, semoga Hakim di Lampung bisa profesional. Kami dari Kornas Jokowi siap akan mengawal kasus terpidana ITE yaitu Syamsul.” ancam Akhrom.

Sebelumnya diberitakan Syamsul telah mengirimkan SMS dengan kata-kata, “Lu tolol Napoli, Musdalub AKLI itu harus diselenggarakan oleh DPD AKLI yang syah dan peserta Musdalub AKLI”.

Selain itu, Syamsul juga melanjutkan kata-katanya dengan pemberhentian Ketua DPD AKLI harus dengan Musdalub bukan dengan SK Bodong.

Tak hanya itu, Syamsul juga menyebut Napoli Bodoh dan Goblok. Atas perbuatanya tersebut Napoli juga tidak bisa melakukan pekerjaanya dengan baik karena terhina oleh SMS yang ditulis oleh Syamsul.

” pantas keterangan Ahli Bahasa Indonesia jika kalimat- kalimat yang terbuat serta dikirimkan tersangka sudah memiliki faktor penghinaaan. tersangka pula sudah melaksanakan kontaminasi julukan bagus kepada Napoli sebab perkata tersangka yang ditulis semacam imbesil, bebal, bego serta bebal snagat tidak mengasyikkan.” tutur Beskal Penggugat Biasa( JPU) Andre Setiawan sebagian hari yang kemudian dikala membacakan cema.

GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia.