Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengembangkan beberapa kawasan wisata di sekitar Candi Borobudur. Kawasan Borobudur sudah ditetapkan sebagai salah satu KSPN Prioritas atau 10 ‘Bali Baru’.
Di bidang jalan dan jembatan, Kementerian PUPR melakukan rehabilitasi jalan dan penataan trotoar di KSPN Borobudur sepanjang 24,5 km, serta preservasi dan pelebaran jalan akses menuju ke Kawasan Candi Borobudur.
Preservasi dan pelebaran jalan akses itu dilakukan pada Jalan Sentolo-Nanggulan-Dekso, Jalan Pringsuran-Secang-Keprekan, Jalan Keprekan- Muntilan-Salam, dan Jalan Keprekan-Borobudur dengan total Panjang 63 Km.
Selain itu, akan dibangun juga dua jembatan pejalan kaki, yakni Jembatan Elo Mendut dan Jembatan Kali Progo sebagai akses berjalan kaki bagi wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Prambanan.
Pada bidang Permukiman, Kementerian PUPR akan membangun empat gerbang, yaitu Gerbang Blondo, Gerbang Kembanglimus, Gerbang Klangon, dan Gerbang Palbapang sebagai penanda masuk pariwisata Candi Borobudur. Sedangkan di dalam area Candi Borobudur sendiri, jalan boulevard menuju candi akan dilakukan pelebaran sebesar dua meter. Untuk mengetahui lebih lengkap bagaimana Pemerintah melalui Kementerian PUPR mempersiapkan pembangunan infrastruktur untuk mendukung program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Borobudur.
GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia