Jasa Audit Laporan Keuangan

Bagaimana Memilih Jasa Audit Laporan Keuangan yang Tepat ?

Jasa audit laporan keuangan diperlukan banyak perusahaan, apalagi audit menjadi hal yang wajib dilakukan pada beberapa perusahaan maupun lembaga. Audit tidak dilakukan sembarang orang, biasanya, pihak yang melakukan audit laporan keuangan adalah akuntan publik profesional dengan tim pelaksananya.

Pengertian dan Tujuan Audit Laporan Keuangan

Audit laporan keuangan yaitu penilaian maupun evaluasi terhadap suatu entitas, sehingga menghasilkan pendapat maupun opini independen dari pihak ketiga. Opini yang dimaksud mengenai laporan keuangan yang akurat, relevan, wajar, dan pastinya sesuai prinsip akuntansi serta aturan yang berlaku.

Sebelum menggunakan jasa audit laporan keuangan, Anda perlu mengetahui tujuan audit keuangan. Tujuannya, memperoleh keyakinan bahwa laporan keuangan yang disajikan perusahaan hingga lembaga, disusun lewat prinsip serta standar akuntansi yang berlaku.

Jadi, laporan keuangan harus menyajikan keadaan keuangan perusahaan yang sebenarnya di tanggal pelaporan dan kinerja manajemen pada periode itu.

Mengapa Audit Laporan Keuangan Perlu Dilakukan?

Ada beberapa alasan yang menjadikan audit laporan keuangan perlu dilakukan. Hal ini perlu Anda ketahui, jika ingin menggunakan jasa audit laporan keuangan. Pertama, audit laporan keuangan dilakukan untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan.

Kondisi keuangan menjadi salah satu indikator, kesuksesan sebuah perusahaan. Salah satu aktivitas untuk memastikan maupun memeriksa kondisi keuangan perusahaan, lewat proses audit laporan keuangan.

Kedua, memenuhi kewajiban, mengacu ke undang-undang perseroan nomor 40 tahun 2007 pasal 68, perusahaan wajib melakukan audit. Namun, tidak semua perusahaan wajib menjalankan audit, undang-undang tersebut telah mengatur kriteria perusahaan yang wajib melakukan audit.

Ketiga, mengetahui informasi perusahaan, lewat proses audit laporan keuangan, Anda tidak hanya memperoleh informasi mengenai kondisi keuangan perusahaan. Informasi mengenai perusahaan juga bisa diketahui lewat proses audit laporan keuangan.

Untuk memenuhi kebutuhan informasi ke berbagai pihak, maka perlu laporan informasi bersifat umum, serta bisa dimengerti semua pengguna. Proses menerjemahkan laporan keuangan perusahaan, agar bisa dipahami semua pengguna disebut audit. Jadi, laporan informasi ini, tercermin lewat opini audit yang diberikan auditor.

Apa Persiapan Perusahaan Ketika Proses Audit Laporan Keuangan?

Jika Anda berencana menggunakan jasa audit laporan keuangan, maka ketahui beberapa hal yang perlu dipersiapkan perusahaan. Pertama, uang, karena yang melakukan proses audit laporan keuangan adalah pihak independen, yaitu auditor dari kantor akuntan publik.

Untuk menggunakan jasa audit laporan keuangan, perusahaan harus membayarkan dengan sejumlah uang. Karena itu, Anda maupun pihak perusahaan harus menyiapkan uang untuk biaya pembayaran jasa auditor.

Kedua, bukti audit, seluruh informasi mendukung, baik berbentuk angka, data maupun informasi lainnya yang terjadi dalam bentuk laporan keuangan. Bukti audit menjadi hal penting pada proses audit, sebab, mempunyai banyak pengaruh bagi opini audit yang akan dihasilkan.

Ada enam jenis bukti audit yaitu bukti fisik, bukti dokumen, bukti konfirmasi, bukti matematis, bukti analitis dan bukti keterangan. Ketiga, laporan keuangan, tentu saja hal ini perlu dipersiapkan, karena, mengaudit memerlukan laporan keuangan.

Sebab, audit berarti memeriksa laporan keuangan dari perusahaan bersangkutan. Jika perusahaan ingin menggunakan jasa audit laporan keuangan, maka jangan lupa mempersiapkan laporan keuangan.

Laporan yang Memerlukan Audit Keuangan

Terdapat tiga laporan yang memerlukan audit keuangan, yaitu laporan laba rugi, neraca dan laporan arus kas. Perusahaan yang berencana mengaudit laporan keuangannya menggunakan jasa audit laporan keuangan, perlu mengetahui hal ini.

Laporan laba rugi menjadi salah satu bagian keseluruhan laporan keuangan perusahaan pada satu periode akuntansi. Laporan laba rugi terdiri dari pendapatan selama periode berjalan serta beban. Baik beban usaha maupun beban di luar usaha selama periode berjalan.

Bisa dikatakan, laporan laba rugi paling memerlukan audit, sebabnya, laporan ini akan memberikan evaluasi kinerja perusahaan. Selain itu, laporan laba rugi menjadi tolak ukur untuk menghitung besaran pajak yang perlu dibayar perusahaan.

Neraca menjadi bagian dari laporan keuangan perusahaan, isinya tentang aset, kewajiban pembayaran ke pihak terkait pada operasional perusahaan. Neraca juga berisi modal pada waktu tertentu.

Neraca menampilkan gambaran aset-aset yang dimiliki perusahaan dan kewajibannya, penyusunan neraca, yaitu, Aset = Kewajiban + Ekuitas Pemegang Saham. Laporan arus kas (cash flow), laporan kas dan setara kas yang diterima serta dikeluarkan perusahaan, selama periode akuntansi tertentu.

Isi dari laporan arus kas mengenai catatan keuangan terkait pemasukan serta pengeluaran perusahaan selama satu periode tertentu. Nantinya, laporan ini berguna bagi perusahaan, jika ingin mengevaluasi struktur keuangan (likuiditas dan solvabilitas) serta aset bersih perusahaan.

Perusahaan juga bisa menggunakan laporan arus kas, sebagai strategi adaptif untuk menghadapi perubahan kondisi keuangan.

Tahap-Tahap dalam Proses Audit Laporan Keuangan

Ketika menggunakan jasa audit laporan keuangan, terdapat sejumlah tahapan dalam proses audit laporan keuangan, berikut ulasannya.

  1. Penerimaan Perikatan Audit

Perikatan adalah sebuah kesepakatan yang terjadi antara kedua belah pihak, terkait audit, kedua pihak tersebut adalah auditor dan perusahaan. Biasanya, pihak perusahaan diwakili oleh manajemen.

Harus terjadi kesepakatan yang disetujui bersama, sebelum audit dilaksanakan, dan bentuk perikatannya adalah surat perikatan audit.

  1. Perencanaan Proses Audit

Auditor harus melakukan beberapa kegiatan untuk membuat perencanaan audit, seperti memahami bisnis dan industri klien. Kegiatan lainnya yaitu menerapkan prosedur analitik, menentukan materialitas, menentukan risiko audit serta risiko bawaan.

Aktivitas lainnya adalah memahami struktur pengendalian intern serta menetapkan risiko pengendalian, dan mengembangkan rencana audit dan program audit.

  1. Pelaksanaan Pengujian Audit

Pada tahap pengujian audit, auditor akan menyelenggarakan pengujian analitis, pengujian, pengendalian, serta pengujian substantif.

  1. Pelaporan Audit

Laporan audit merupakan hasil dari pekerjaan audit yang sudah dikerjakan. Biasanya, laporan audit mencakup jenis maupun jasa yang diberikan, objek yang diaudit, lingkup audit, tujuan audit. Cakupan lainnya adalah hasil audit serta rekomendasi yang diberikan jika terdapat kekurangan, dan informasi lainnya.

Jenis-Jenis Opini dalam Audit Laporan Keuangan

Setelah auditor selesai melakukan proses audit, maka terdapat hasil audit yang diberikan, hasil audit ini tercermin dari opini audit. Beberapa opini audit laporan keuangan yang perlu diketahui, jika ingin menggunakan jasa audit laporan keuangan, sebagai berikut.

  1. Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified Opinion)

Laporan keuangan akan memperoleh opini wajar tanpa pengecualian, jika laporan keuangannya lengkap, bukti audit yang diperlukan lengkap. Kondisi lainnya adalah ketiga standar umum sudah diikuti sepenuhnya dalam perikatan kerja.

Selain itu, laporan keuangan yang disajikan sesuai prinsip akuntansi yang berlaku dan konsisten. Kondisi lainnya, tidak ditemukan ketidakpastian yang cukup berarti tentang perkembangan di masa depan (going concern).

  1. Wajar Dengan Pengecualian (Qualified Opinion)

Opini wajar dengan pengecualian ditetapkan, jika auditor menyimpulkan terdapat kesalahan penyajian, berdasarkan bukti yang cukup dan tepat. Salah di penyajian tersebut bisa individual hingga agregasi merupakan material, namun, tidak pervasif bagi laporan keuangan.

Kondisi lainnya yaitu auditor tidak mendapatkan bukti cukup dan tepat yang mendasari opini audit. Namun, auditor menyimpulkan tentang pengaruh kesalahan penyajian tidak terdeteksi, bisa saja muncul pada laporan keuangan. Jika ada, bisa menjadi material, namun, tidak pervasif.

  1. Tidak Wajar (Adverse Opinion)

Opini ini diberikan, saat auditor sudah melakukan pemeriksaan, lalu menemukan bukti cukup dan tepat, untuk menyimpulkan terdapat kesalahan penyajian. Kesalahan dalam segi individual atau agregasi yaitu material dan pervasif atas laporan keuangan. Pervasif adalah kesalahan yang akan membawa dampak kemana-mana maupun mendalam.

  1. Tidak Memberikan Pendapat (Disclaimer of Opinion)

Opini selanjutnya yang perlu diketahui, jika ingin menggunakan jasa audit laporan keuangan adalah disclaimer of opinion. Opini ini diberikan, saat auditor tidak mendapatkan bukti cukup dan tepat untuk mendasari opini audit, dan auditor tidak menyimpulkan.

Tidak ada kesimpulan dari auditor mengenai pengaruh kesalahan penyajian material yang tidak terdeteksi, mungkin timbul pada laporan keuangan. Namun, jika ada bisa bersifat material dan pervasif.

Manfaat Melakukan Audit Keuangan Bagi Perusahaan

Ada beberapa dampak positif, ketika melakukan audit keuangan bagi perusahaan, berikut ulasannya.

  1. Laporan Lebih Akurat

Saat laporan keuangan diaudit, auditor akan mengidentifikasi seluruh celah sebelum menyajikan hasilnya ke pemangku kepentingan. Hal ini menjadikan keandalan data yang dilaporkan menjadi lebih akurat serta terpercaya.

  1. Menjaga Kepatuhan

Ketika auditor memeriksa data keuangan, tentu pihaknya akan memastikan suatu organisasi bisnis telah mematuhi seluruh aturan berdasarkan hukum berlaku. Jika organisasi bisnis itu ketahuan melakukan pelanggaran serta berbuat tidak patuh, maka auditor bisa melaporkannya.

  1. Deteksi Kecurangan

Salah satu manfaat yang perusahaan dapatkan ketika menggunakan jasa audit laporan keuangan yaitu bisa mendeteksi kemungkinan kecurangan dalam perusahaan. Karena, kemungkinan kecurangan maupun penipuan dalam organisasi bisnis, bisa langsung dideteksi dengan bantuan audit.

Hal yang menjadi tanggung jawab auditor yaitu melaporkan data keuangan perusahaan, sesuai keaslian fakta yang ditemukan.

  1. Meningkatnya Pertumbuhan Bisnis

Auditor adalah pihak yang independen, jadi seluruh pandangan serta saran yang dikemukakan, tidak memihak kepentingan personal. Auditor bisa dikatakan sebagai pihak ideal yang tepat untuk memberi nasihat keuangan, dalam rangka meningkatkan sistem bisnis, dan lainnya.

  1. Ketepatan pada Penentuan Laba

Audit keuangan juga membantu perusahaan dalam menetapkan profitabilitas lebih tepat, karena seluruh angka dihitung secara cermat dan seteliti mungkin. Melakukan audit bisa membantu perusahaan mengambil keputusan tepat dalam meningkatkan kelancaran manajemen bisnis.

  1. Menyederhanakan Proses Pinjaman

Ketika laporan keuangan sudah diaudit, maka lebih mudah meminjam uang ke lembaga keuangan, seperti bank. Karena, laporan keuangan yang telah diaudit, lebih terpercaya keandalannya, serta sangat kecil kemungkinan untuk dipalsukan.

  1. Membantu Perencanaan serta Penganggaran

Audit keuangan bisa membantu mengonfirmasi keakuratan laporan keuangan suatu bisnis dengan menganalisis setiap transaksi yang dijalankan. Hal ini menjadikan pergerakan uang keluar dan masuk dapat dirinci secara jelas.

Hal ini juga menjadikan pemangku kepentingan lebih mudah dalam menerapkan perencanaan, penganggaran. Selain itu, memudahkan dalam pengambilan keputusan keuangan lebih baik di masa mendatang.

Tips Memilih Jasa Audit Keuangan bagi Perusahaan

Dalam memilih jasa audit laporan keuangan, tentu tidak bisa dilakukan sembarang, agar tidak salah pilih, simak tips berikut ini.

  1. Pilih yang Reputasinya Baik

Untuk mencari tahu reputasi dari jasa audit laporan keuangan, Anda bisa melakukan survei mandiri atau minta rekomendasi dari kolega. Perusahaan yang telah lama berdiri, belum tentu menjadi jaminan, mempunyai reputasi yang bagus.

Reputasi perusahaan jasa akuntan, bisa dinilai lewat profesionalitas auditor, serta kepuasan klien terhadap layanannya. Anda bisa cek reputasi salah satunya dari review para klien, yang biasanya, dicantumkan pada website resmi perusahaan.

  1. Memperhatikan Mutu Auditor

Audit merupakan pekerjaan yang memerlukan ketelitian serta jam terbang tinggi. Karena itu, latar belakang pendidikan auditor juga bisa dipertimbangkan, ketika memilih jasa akuntan. Pekerjaan dalam bidang auditing, mempunyai berbagai standar seperti perencanaan, pekerjaan lapangan, serta kualitas laporan, yang harus dipenuhi auditor.

Bukan hanya mutu auditor, tingkat independensi perusahaan menjadi hal yang tidak luput dari perhatian. Untuk memperoleh penilaian serta hasil laporan objektif. Sikap perusahaan harus netral dan tidak memihak ke salah satu pihak, yang ingin memperoleh keuntungan dari laporan audit.

  1. Biaya

Biaya juga menjadi faktor yang dipertimbangkan dalam memilih jasa audit laporan keuangan, besar, besaran tarif disesuaikan dengan skala perusahaan. Tetapi, Anda jangan mudah tergiur dengan jasa yang penawarannya murah, tetapi, tidak tertipu juga dengan harga mahal.

Sebab, tarif tinggi belum tentu menjamin kredibilitas laporan yang dihasilkan, pilihlah jasa audit yang sesuai kepentingan perusahaan. Pilih harga yang sewajarnya, tidak terlalu murah maupun mahal. Perlu diingat bahwa auditing untuk skala besar, maka memerlukan biaya yang besar, begitu sebaliknya.

  1. Memperhatikan Pengalaman Perusahaan Jasa Akuntan

Pengalaman perusahaan jasa akuntan ketika menangani berbagai kasus kliennya, bisa mempengaruhi kualitas opini. Biasanya, jasa audit yang berpengalaman bisa menjadi tanda bahwa perusahaan jasa audit terkait bisa menyelesaikan masalah pekerjaan dengan sebaik-baiknya.

Anda bisa mempertimbangkan memilih penyedia jasa audit laporan keuangan, minimal pengalaman dalam bidang audit selama satu tahun.

  1. Ketepatan Waktu serta Akses Terhadap Jasa Akuntan

Ketepatan waktu menjadi salah satu bagian dari disiplin pada etika profesi. Terkadang, penyedia jasa audit laporan keuangan, tidak bisa menyelesaikan laporannya sesuai waktu yang sudah disepakati.

Anda bisa mempertimbangkan kemudahan akses, seperti jarak dan waktu, agar bisa memantau secara langsung penyelesaian audit keuangan.

  1. Pilih yang Legalitasnya Jelas

Pastikan jasa audit laporan keuangan yang Anda pilih, sudah mengantongi izin maupun legalitas jelas dari menteri keuangan. Legalitas patut Anda pertanyakan ke perusahaan jasa audit yang ingin Anda pakai jasanya.

  1. Pilih Jasa Audit yang Dapat Menjaga Rahasia Perusahaan

Pastikan memilih jasa audit laporan keuangan yang bisa menjaga rahasia keuangan perusahaan. Ketika memutuskan menggunakan jasa audit dari perusahaan terkait, maka pihak penyedia jasa akan mengetahui rahasia keuangan perusahaan.

Biaya Jasa Audit Akuntan Publik di Indonesia

Besaran biaya audit yang ditetapkan kantor akuntan publik di Indonesia, bervariasi, mulai belasan juta sampai miliaran rupiah per tahun. Pada dasarnya, biaya audit ditentukan tiga komponen, seperti, jumlah personil audit, waktu personil yang akan dipakai untuk pekerjaan audit.

Komponen ketiga adalah tarif audit per jam per personil. Ukuran dari tiga komponen itu, bisa ditentukan sesuai karakteristik perusahaan yang diaudit. Personil audit mempunyai beberapa tingkatan sesuai pengalaman serta kualifikasinya masing-masing. Posisi tersebut seperti asisten auditor, junior auditor, senior auditor, manajer dan senior manajer.

Seperti namanya, jasa audit laporan keuangan akan membantu perusahaan untuk mengaudit laporan keuangannya. Untuk memperoleh hasil audit terbaik, maka bisa mempertimbangkan ulasan sebelumnya, dan tidak sembarang memilih jasa audit.

Jika perusahaan anda membutukan Jasa Laporan Audit keuangan yang absah dan terdaftar di OJK perusahaan kami dapat membantu anda mendapatkan Jasa Laporan Audit keuangan yang relevan dan aman, silahkan hubungi marketing dan Auditor professional kami untuk mendapatkan penawaran terbaik.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *