PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), unit usaha PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sektor pertambangan, menurunkan kapasitas input konsentrat tembaga di proyek smelter yang kini sedang dibangun di Benete, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Awalnya, kapasitas ditargetkan sebesar 1,3 juta ton per tahun, lalu saat ini target tersebut diturunkan menjadi 900 ribu ton per tahun.
Presiden Direktur PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) Rachmat Makkasau mengatakan, perubahan kapasitas smelter tembaga ini dilakukan karena akibat dampak dari pandemi Covid-19.
“Kapasitas 900 ribu ton ini sudah disesuaikan dari rencana kapasitas sebelumnya yang mencapai 1,3 juta ton per tahun. Penyesuaian kapasitas ini dilakukan karena adanya tantangan pembangunan akibat pandemi Covid-19,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima CNBC Indonesia, Rabu (14/04/2021).
Pihaknya mengaku akan terus meningkatkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melakukan pembatasan akses keluar masuk area smelter yang berada di bawah wilayah operasionalnya.
“Para mitra bisnis kami juga mengalami pembatasan perjalanan dinas,” ucapnya.
Walau demikian, imbuhnya, pihaknya akan terus berupaya supaya target yang ditetapkan dapat tercapai, walau dengan kapasitas yang lebih rendah dari target awal yang telah ditetapkan.
Perusahaan menargetkan proses pembangunan smelter baru ini tuntas di 2023.
“Dengan kapasitas yang lebih rendah, maka target jadwal penyelesaian proyek dapat tercapai,” ungkapnya optimis.
Saat ini pihaknya sedang dalam tahap evaluasi final beberapa konsorsium kontraktor EPC (Engineering, Procurement, and Construction) dan ditargetkan menetapkan pemenang lelangnya dalam waktu dekat ini.
“Amman menargetkan untuk menyelesaikan proses penentuan pemenang tender EPC dalam waktu dekat. Proses perizinan terkait konstruksi, logistik, dan bangunan juga terus dijalankan secara paralel dengan dukungan pemerintah daerah,” tuturnya.
Perubahan target kapasitas smelter baru ini menurutnya juga berdampak pada rencana kapasitas suplai konsentrat tembaga yang diproduksi dari tambang Batu Hijau dan potensi blok Elang yang dikelola perusahaan.
Sumber : Cnbc Indonesia
GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia.