Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cicurug pada Minggu (12/7/2020) memicu terjadinya longsor. Bencana itu menggerus bahu jalan alternatif Tenjoayu, yang berada di perbatasan antara Desa Nanggerang dan Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Warga sekitar Wawan Syamsudin (43 tahun) mengungkapkan, longsor di jalan yang juga disebut jalan alternatif Cicurug ini terjadi setelah hujan deras yang turun sejak siang hingga sore pada hari Minggu itu. “Kejadian (longsor) ini sekitar magrib,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Senin (13/7/2020).
Wawan mengatakan, pada Senin (11/5/2020) lalu longsor juga terjadi di lokasi yang sama, sehingga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) untuk menopang tebing tersebut.
“TPT itu baru selesai sekitar satu minggu lalu. Dan sekarang rusak lagi karena longsor,” terangnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Asep Japar menyatakan, pembangunan TPT tersebut masih tanggung jawab pihak kontraktor. Maka dari itu, pihak kontraktor menyatakan bertanggung jawab dengan membangun kembali TPT.
“Itu masih tanggung jawab kontraktor dan kontraktornya pun sudah ketemu. Katanya siap bertanggung jawab,” jelas Asep.
Sementara itu , arus lalulintas di jalan tersebut sedikit terhambat karena longsor tersebut memperkecil ruas jalan. Sehingga warga berinisiatif mengatur arus lalulintas dengan cara buka-tutup kedua arah jalur tersebut.
GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia