Pandemi virus corona memukul hampir seluruh sektor tidak pandang bulu. Termasuk sektor konstruksi yang juga mengalami ketidakpastian karena aktivitas proyek terhenti.
Sekjen Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) Joseph Pangalila berkata, saat ini banyak proyek yang tidak dapat beroperasi penuh. Hal ini terjadi menyusul adanya imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah untuk memutus rantai penularan corona.
“ Pasti berdampak karena saat ini kan kerjanya tidak dengan tenaga kerja yang penuh tapi minimal,” kata Joseph pada kumparan, Rabu (15/4).
Josep menambahkan, kini pemerintah daerah DKI Jakarta juga telah mengeluarkan instruksi agar proyek konstruksi dihentikan sementara sebab pandemi virus corona masih meluas.
Peserta menyelesaikan konstruksi bangunan di Kompetisi Konstruksi Indonesia di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta (6/11). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Beleid tersebut tertuang dalam Instruksi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta Nomor 17/2020 tentang Pencegahan Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi yang diteken pada 3 April 2020.
Penghentian sementara ini tentu saja berimbas pada molornya waktu penyelesaian proyek konstruksi. “Dampaknya proyeknya molor dan cost-nya membengkak,” ujarnya.
Hingga saat ini menurut Joseph, AKI masih belum mengetahui secara pasti jumlah proyek konstruksi yang terpaksa berhenti. Joseph mengklaim, banyak anggota yang tidak melaporkan hal tersebut pada AKI.
Meski demikian, Joseph memastikan bahwa anggota AKI tetap akan mengikuti instruksi pemerintah. Hal ini demi keselamatan para pekerja.
“Keselamatan pekerja diutamakan. Kalau asosiasi bukan masalah dukung mendukung tapi kita ikut kebijakan pemerintah,” ujarnya.
Seperti diketahui, dalam Instruksi Disnaker Nomor 17/2020 poin satu huruf A, ditulis bahwa penghentian sementara kegiatan kontruksi ini bakal berlangsung selama tanggap darurat nasional wabah virus corona.
“Menginstruksikan menghentikan sementara operasional kegiatan konstruksi untuk sementara waktu selama masa tanggap darurat nasional wabah COVID-19,” tulis instruksi yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah tersebut. Kemudian, pada poin satu huruf B tertulis bagi perusahaan yang tidak dapat menghentikan kegiatannya, maka wajib mengurangi kegiatan tersebut sampai batas minimal (jumlah pekerja, waktu kegiatan, fasilitas operasional) dan mendorong sebanyak mungkin pekerja untuk bekerja dari rumah (Work From Home).
GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia