Ratusan kontraktor Kabupaten Muara Enim, keluhkan dan mempertanyakan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Muara Enim.
Pasalnya, hingga sampai saat ini, belum ada daftar proyek yang masuk ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk ditenderkan untuk mendapatkan rekanan kontraktor yang akan mengerjakan proyek tersebut.
“Saya, tidak tahu salahnya dimana, tetapi pihak Sekretariat Pemkab Muara Enim mengaku sudah menyerahkannya ke masing-masing OPD untuk diproses, namun sampai saat ini belum ada kabarnya,” tegas Bendahara Umum DPC Gapensi Muara Enim Tengku usai konsultasi dan koordinasi di Kantor Pemkab Muara Enim, Selasa (13/4/2021).
Menurut Tengku, bahwa pihaknya telah mencari informasi ke mana-mana untuk mencari penyebab tender proyek di Kabupaten Muara Enim yang terkesan lamban.
Sebab biasanya, pada bulan April ini, proyek-proyek dari APBD Muara Enim sudah mulai ditenderkan, namun kenyataannya sampai sekarang belum ada kabarnya.
Akibat belum ada kejelasan kapan tendernya proyek tersebut, lannut Tengku, tentu akan mempengaruhi perekonomian masyarakat karena bila sudah ada yang tender tentu perekonomian mulai berjalan mulai dari tenaga tukang, material, tenaga ahli dan sebagainya.
Selain itu juga bila tender proyek lambat, tentu akan berpengaruh terhadap proyek besar yang relatif memerlukan waktu yang panjang.
Untuk itu, pihaknya berharap kepada pihak yang terkait untuk secepatnya melakukan lelang dengan sesuai aturan yang berlaku.
Hal senada dikatakan Ketua Kadin Muara Enim Nasution ST MT, terlepas permasalahan yang terjadi di Kabupaten Muara Enim, tidak ada alasan apapun bagi Pemkab Muara Enim menjadikan lambat tender proyek dari APBD Muara Enim.
Sebab jika terlambat apalagi sampai tidak ada tender proyek tentu yang akan dirugikan seluruh pihak mulai dari Pemkab Muara Enim, kontraktor dan masyarakat Muara Enim sendiri.
“Apabila tidak ada pembangunan tentu semuanya dirugikan. Jadi kami meminta tendernya secepatnya dilelang,” harapnya.
Ketika dikonfirmasi ke Pj Sekda Muara Enim Drs H Emran Thabrani MSi, membantah jika pihaknya (Sekretariat Pemkab Muara Enim,red) lamban atas lelang proyek APBD Muara Enim tahun 2021.
Sebab pihaknya, sudah memberikan daftar proyek beserta anggaran plafonnya ke OPD-OPD, namun sepertinya dari OPD yang belum menyerahkan daftar proyek yang akan dilelang ke bagian ULP di Sekretariat Pemkab Muara Enim.
“ULP sifatnya menunggu, jika ada proyek dari OPD mereka baru akan melelangnya,” ujarnya.
Ditambahkan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan H Riswandar SH MH, bahwa pihaknya memang sudah menyerahkan daftar proyek tersebut ke OPD-OPD untuk di proses secepatnya dan diserahkan ke ULP untuk dilelang.
Untuk itu, pihaknya akan segera mengkoordinasikan ke OPD-OPD terkait untuk menyerahkan segera daftar proyek yang akan dilelang tersebut.
Sumber : Tribun Sumsel
GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia.