Puluhan Pekerja Eks Kharisma Eksport Korban PHK Tuntut Pesangon

BANTUL- Puluhan orang eks pekerja PT Kharisma Eksport di Jalana Parangtritis Cabean Sewon Bantul melakukan aksi damai di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bantul, Jumat (15/02/2019). Kedatangan mereka menuntut hak-hak pekerja berupa pesangon yang tak diberikan usai dilakukan PHK.

Kuasa hukum para pekerja, Alouvie RM SH yang melakukan pendampingan mengatakan, kedatangannya tersebut sebenarnya untuk memenuhi undangan Disnaker Bantul untuk mediasi dengan pimpinan PT Kharisma Eksport. “Sehingga sebelum mediasi kami melakukan aksi dengan membentangkan tulisan yang berisi tuntutan pekerja. Salah satunya hak-hak pekerja setelah dilakukan PHK,” ujarnya disela-sela aksi.

Disebutkan, dalam mediasi kali ini ada sekitar 11 pekerja yang diundang Disnaker Bantul. Hingga kini setidaknya ada ratusan pekerja yang telah diPHK secara sepihak tetapi juga tak diberikan hak-haknya.

Selama ini pekerja telah diPHK secara spontan dan sepihak tanpa diberikan hak-haknya seperti pesangon. Padahal selama ini para pekerja telah melakukan kewajiban bekerja.

“Untuk itu kami datang memenuhi undangan Dinasker Bantul yang akan dipertemukan dengan pimpinan perusahaan. Kami akan memperjuangkan hak-hak teman pekerja yang tak dibayarkan,” jelas Alouvie.

Sementara Kasi Penyelesaian Perselisihan Disnaker Bantul, Umaryati Purwaningsih yang menerima pekerja menyatakan, saat ini pengusaha tak bisa datang untuk memenuhi undangan mediasi. Pihak perusahaan telah melayangkan surat ke Disnaker Bantul karena di perusahaan baru menjalani audit internal selama dua hari.

Dalam kesempatan tersebut, para pekerja mendapat undangan mediasi keempat atas kasus PHK yang diterima para pekerja. “Meski tanpa kehadiran pihak perusahaan kami tetap melaksanakan mediasi. Untuk itu kami akan kembali memanggil para pihak pada Rabu mendatang untuk melakukan meditasi kembali,” tegas Umaryati. (Usa)

GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSm Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia

Sumber : krjogja.com