5 Hal Penting tentang Sertifikasi ISO 17025 Untuk Laboratorium Anda

Sertifikasi ISO

1. Definisi Sertifikasi ISO 17025

Sertifikasi ISO 17025 adalah sebuah standar akreditasi yang telah diakui oleh dunia internasional  dan mendapatkan pengakuan formal untuk kompetensi laboratorium kalibrasi dan pengujian.  Standar ini telah menjadi persyaratan untuk dapat diterimanya hasil pengujian dan kalibrasi yang dilakukan oleh berbagai pihak.

Di Indonesia, standar SERTIFIKASI ISO/IEC 17025:2008 telah diadopsi menjadi SNI SERTIFIKASI ISO/IEC 17025:20017 mengikuti standar internasional. Penyesuaian ini berdampak pada laboratorium untuk segera menyesuaikan akreditasi yang dimilikinya dengan standar terbaru. Ketentuan penyesuaian tergantung pada status akreditasi yang dimiliki sesuai dengan aturan yang diterbitkan Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Komite Akreditasi Nasional (KAN) merupakan sebuah lembaga non struktural yang bertanggung jawab dan berada di bawah  Presiden. Dengan beranggotakan perwakilan dari stakeholder seperti instansi pemerintah, cendekiawan, profesional, dunia usaha dan konsumen, diharapkan mampu memberikan pelayanan akreditasi sebagai satu-satunya lembaga yang memiliki otoritas tersebut.

Komite Akreditasi Nasional juga mempunyai kewenangan untuk memberikan dan melakukan asesmen atas standar SERTIFIKASI ISO/IEC 17025 di Indonesia. KAN juga telah diakui kredibilitasnya di kawasan Asia Pasifik yang memiliki perjanjian pengakuan bersama (Mutual Recognition Agreements).

Sertifikasi ISO/IEC 17025 sendiri adalah perpaduan dari persyaratan manajemen dan teknis yang wajib dipenuhi oleh laboratorium yang melakukan pengujian dan kalibrasi. Dan biasanya laboratorium ini juga telah memenuhi standar persyaratan ISO 9001. Kesesuaian dengan standar ISO 9001 bukan berarti memiliki kesesuaian dengan persyaratan SERTIFIKASI ISO/IEC 17025. Begitu juga sebaliknya. Sehingga salah satu standar ini tidak bisa dijadikan patokan untuk standar yang lain.

2. Bagian Utama dalam Sertifikasi ISO/IEC 17025

SERTIFIKASI ISO/IEC 17025 memiliki dua bagian utama yaitu persyaratan manajemen yang terkait dengan operasi dan efektivitas penerapan sistem manajemen mutu dalam laboratorium. Sedangkan persyaratan teknis berkaitan dengan alamat kompetensi yang dimiliki staf, metodologi dan pengujian yang digunakan pada saat kalibrasi peralatan.

A. Persyaratan Manajemen

Berikut ini persyaratan manajemen yang harus dilengkapi oleh sebuah laboratorium:

  1. Organisasi
  2. Sistem mutu
  3. Pengendalian dokumen
  4. Kaji ulang permintaan, tender dan kontrak
  5. Subkontrak pengujian
  6. Pembelian jasa dan pembekalan
  7. Pelayanan kepada pelanggan
  8. Pengaduan
  9. Pengendalian pekerjaan pengujian
  10. Peningkatan
  11. Tindakan perbaikan
  12. Tindakan pencegahan
  13. Pengendalian rekaman
  14. Audit internal
  15. Kaji ulang manajemen

B. Persyaratan Teknis

Persyaratan teknis yang wajib tersedia di sebuah laboratorium adalah sebagai berikut:

  1. Umum
  2. Personel
  3. Kondisi akomodasi dan lingkungan
  4. Metode pengujian dan validitas metode
  5. Peralatan
  6. Ketelusuran pengukuran
  7. Pengambilan sampel
  8. Penanganan barang yang diuji dan dikalibrasi
  9. Jaminan mutu hasil pengujian
  10. Pelaporan hasil

3. Manfaat Penerapan Sertifikasi ISO/IEC 17025

Akreditasi ISO/IEC 17205:2017 dalam penerapannya memiliki beberapa manfaat yaitu:

  1. Meminimalkan risiko dari pekerjaan para personel dengan melakukan aktivitas yang sesuai dengan standar dan prosedur yang benar.
  2. Melakukan perbaikan berkesinambungan yang berkaitan dengan sistem manajemen laboratorium untuk mengakomodir kebutuhan pelanggan.
  3. Meningkatkan kemampuan personel dengan memberikan pelatihan secara rutin untuk mengembangkan skill dan kompetensinya.
  4. Menghilangkan kemungkinan kesalahan dalam aktivitas pengujian dan kalibrasi.
  5. Dengan adanya perjanjian pengakuan bersama dengan badan akreditasi di luar negeri, SERTIFIKASI ISO/IEC 17025 mendapatkan pengakuan internasional dan diakui keberadaannya.
  6. Meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan karena terpenuhinya standar internasional yang dibutuhkan.
  7. Kemudahan dalam memasarkan jasa laboratorium dengan adanya sertifikasi ini.
  8. Berkurangnya keluhan dari pelanggan akibat adanya komitmen personel laboratorium untuk terus meningkatkan pelayanan.

4. Penerapan Sertifikasi ISO/IEC 17025

Sebagai sebuah standar akreditasi yang telah diakui keberadaannya di dunia internasional, sudah seharusnya laboratorium yang mendapat akreditasi SERTIFIKASI ISO/IEC 17025 dapat melakukan proses perbaikan berkelanjutan untuk terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam sistem manajemen mutunya.

Dan alangkah baiknya, proses perbaikan berkelanjutan ini tidak menambah tebal dokumen yang harus disiapkan atau menambah panjang rangkaian pengujian di dalam laboratorium untuk satu tujuan. Sehingga diharapkan akreditasi ini dapat menambah manfaat dan keuntungan bagi laboratorium yang tidak terkait dengan keuangan namun berdampak pada organisasi.

5. Persyaratan Sertifikasi ISO/IEC 17025 yang Terkait dengan Uji Profisiensi Laboratorium

Salah satu persyaratan akreditasi Sertifikasi ISO/IEC 17025 untuk sebuah laboratorium adalah memiliki standar quality control yang bertujuan untuk memonitor kevalidan hasil pengujian dan kalibrasi yang telah dilakukan. Monitoring yang dimaksud termasuk keikutsertaan uji banding antar laboratorium atau uji profisiensi. Selain itu penggunaan bahan acuan yang telah mendapat sertifikat atau melakukan replikasi pengukuran dengan menggunakan metode yang sama atau berbeda dapat dilakukan untuk monitoring ini.

Umumnya, uji profisiensi dilakukan oleh provider dari laboratorium rujukan dengan cara mendistribusikan sampel kepada peserta yang nilainya telah ditetapkan. Setiap peserta akan menguji sampel yang dimilikinya, lalu akan dievaluasi akurasinya dengan nilai sebenarnya (reference value) dan nilai ketidakpastian analisis yang didapatkan. Sehingga, bisa diperoleh kesimpulan apakah prosedur pengujian laboratorium sudah layak, hasil yang diperoleh akurat dan dapat diterima oleh pihak manapun.

GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSm Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia