SKK Migas Beri Kemudahan Percepatan Produksi untuk Kontraktor Migas

Dasar Kegiatan Spesial Eksekutif Aktivitas Upaya Minyak serta Gas Dunia( SKK Migas) melaksanakan inovasi dengan membagikan kemudahan percepatan penciptaan pada Kontraktor Kontrak Kegiatan Serupa( Kontraktor KKS).

Lewat Pesan Brosur mengenai Percepatan Penciptaan dari Sumber Interfield atau Nearfield dan Sumber Stepout, Sumber yang melampaui POD serta Non- Producing Zone tanggal 2 November 2020, SKK Migas melaksanakan simplifikasi cara bidang usaha supaya aktivitas pengeboran serta penciptaan bisa dipercepat serta diakselerasi.

Tujuan dari aturan baru tersebut untuk mencapai target produksi minyak dan gas bumi nasional jangka pendek maupun panjang.

“Kebijakan ini diharapkan dapat menarik minat investor dan semakin meningkatkan iklim investasi di industri hulu migas,” kata Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman di Jakarta, Minggu (8/11/2020).

Kemudahan percepatan produksi yang diberikan SKK Migas kepada Kontraktor KKS meliputi potensi sumur yang terletak di antara lapangan yang sudah berproduksi atau di dekat lapangan yang sudah berproduksi, dan dipisahkan oleh batas secara geologi.

Nilai eksplorasi yang kecil (dari resiko subsurface dan angka cadangan), membuat sumur-sumur tersebut tidak menarik untuk dibor sebagai sumur eksplorasi. Namun, tidak dapat dikategorikan sebagai sumur pengembangan karena tidak ada payung hukumnya atau POD.

Dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh SKK Migas ini, Kontraktor KKS dapat dengan cepat memonetisasi potensi-potensi subsurface yang sudah teridentifikasi tersebut, yang selama ini belum bisa dikerjakan karena terkendala aturan.

“Waktu yang dibutuhkan Kontraktor KKS untuk merealisasikan potensi suatu sumur dapat dipercepat karena produksi bisa dilaksanakan tanpa harus melalui persetujuan rencana Pengembangan lapangan (POD) baru atau perubahan POD

Menurut Kepala Divisi Perencanaan Eksploitasi, SKK Migas, Wahju Wibowo, SKK Migas telah mengidentifikasi potensi cadangan sebesar 488 juta barel minyak dan 486 miliar standar kubik gas bumi yang tersebar di 33 struktur. Potensi ini akan ditindaklanjuti dengan evaluasi lebih detil bersama Kontraktor KKS agar bisa segera menjadi target sumur pemboran

Sebagai tahap awal implementasi Surat Edaran ini, terdapat tambahan 5 sumur interfield yang akan dibor oleh Pertamina EP di tahun 2021. “Potensi tambahan produksi awal (initial production) sekitar 1.000 BOPD,” kata Wahju.

Tidak hanya itu, terdapat kemampuan tambahan lagi dekat 6 sumber yang sedang dalam diskusi intensif dengan Kontraktor KKS. Dengan anggapan satu sumber di bumi menginginkan bayaran dekat USD 3 juta, kemampuan bonus pemodalan buat 11 sumber menggapai USD 33 juta ataupun dekat Rp 470 miliyar.“ Komitmen bonus ini segenap berawal dari Pertamina Tim.

GSM Certification salah satu Jasa Sertifikasi ISO Terpercaya di Indonesia, Sudah banyak membantu perusahaan (Kontraktor, Manufaktur, General Services Provider, Pemerintah dan Non Pemerintah, etc) dalam proses Sertifikasi ISO. GSM Certification juga sudah banyak bekerjasama dengan Asosiasi Kontraktor di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *