Sebut Kader Demokrat Sepakat Berhenti Jadi Partai ‘Kontraktor’, Ini Penjelasan Erma S Ranik

Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar, Erma S Ranik menyebutkan jika seluruh kader Demokrat di Kalbar sepakat untuk berhenti menjadi partai Kontraktor.

Kontraktor yang dimaksud oleh mantan Anggota DPR RI ini adalah bukan orang yang bertanggungjawab seluruhnya atas aktivitas konstruksi dan tata cara pelaksanaan pekerjaan di lapangan, melainkan kontraktor diungkapkan Erma adalah ngontrak- ngontak kantornya.

Hal tersebut dikemukakan oleh Erma saat peletakan batu pertama pembangunan kantor DPD Partai Demokrat Kalbar di Jalan Parit Haji Hussien II, Kota Pontianak.


“Ketika saya diperintahkan oleh pak SBY untuk memimpin partai Demokrat pada 15 Oktober 2019, kami kemudian bertemu dengan seluruh kader, dari sebuah pertemuan kami memiliki mimpi bersama, punya cita-cita bersama agar partai demokrat ini berhenti menjadi partai Kontraktor, maksudnya kontraktor ini adalah ngontrak-ngontrak kantornya,” kata Erma S Ranik, sesuai rilis tertulis diterima Tribun, Minggu (13/09/2020).

“Kita punya mimpi, supaya kalau ditanya kedepan, dimana kantor Partai Demokrat akan ada satu alamat permanen yang tidak pindah-pindah, berdasarkan keinginan tersebut kami bergandeng tangan, memadukan berbagai macam kekuatan Puji Tuhan, Alhamdulilah semua proses ini sudah bisa kita selesaikan dan berlangsung dengan baik, tanah bisa kita beli dan lokasi cukup bagus” tambahnya.

Erma pun menghaturkan rasa terima kasihnya kepada Ketua panitia yang dalam hal ini dipimpin langsung oleh H. Raden Hidayatullah Kusuma Dilaga, Anggota Fraksi Partai Demokrat, para kader serta pihak donatur.

Sementara itu, H Raden Hidayayullah Kusuma Dilaga mengungkapkan jika pembangunan kantor Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Kalbar merupakan kantor pertama Partai berlambang mercy tersebut dengan kepemilikan sendiri dengan hasil gotong-royong.

Ia pun mengatakan, pembangunan kantor tersebut akan sesuai dengan jati diri partai Demokrat yang mempunyai konsep memadukan dengan kearifan lokal sesuai lima etnis besar yang ada di Kalimantan Barat.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang hadir saat itu mengatakan jika disetiap moment dalam penempatan batu pertama tenti terdapat harapan dan cita- cita terlebih partai kantor sekretariat ini menjadi salah satu tempat atau pusat komando, pusat bergerak atau berjalannya administrasi.

” Pasti harapan kita yaitu, semoga pembangunan ini cepat selesai, sesuai dengan target. Saya yakin dengan niat serta semangat kebersamaan pembangunan ini akan cepat selesai tepat waktunya dan bisa diresmikan nanti di bulan juli 2021 nanti,” tutup Edi Kamtono.

Sumber : Pontianak Tribun News